新闻是有分量的

Presiden SBY dan mantan PM Inggris Tony Blair bahas isu global dan toleransi agama

发布时间:2014年9月11日下午5:04
更新时间:2014年9月11日下午5:07
雅加达,印度尼西亚 - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertemu mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair di Istana Negara,Kamis(11/9),membahas isu-isu terkait konflik dunia internasional,termasuk toleransi antar umat beragama。

“Mereka membahas perkembangan di Ukraina,di Asia Tenggara,dan Timur Tengah karena Tony Blair adalah utusan khusus PBB [Perserikatan Bangsa-Bangsa] untuk masalah Middle East,”kata Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dalam keterangan pers usai mendampingi Presiden SBY dan Tony。

Tony mengunjungi印度尼西亚dalam kapasitasnya sebagai Ketua Tony Blair Faith Foundation。 论坛ini adalah ketiga kalinya Presiden SBY dan Tony bertemu,sejak pertemuan terakhir mereka tahun 2006。

“Sekali lagi,terima kasih telah menerima saya di Indonesia。 Saya masih ingat ketika saya berada di Jakarta tahun 2006,“kata Tony dalam pernyataan persnya。

Kehadirannya kali ini,lanjut Tony,adalah untuk menjembatani hubungan negara-negara barat dan Islam,dan mengatasi radikalisme yang semakin mencemaskan。

“Dalam kunjungan ini,mantan PM Tony Blair sebenarnya ingin melihat kerjasama antara agama,”terang Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional,Teuku Faizasyah。

Tony menambahkan bahwa ia menghargai SBY sebagai kepala negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia。

Di luar itu,pertemuan tadi juga membahas isu perkembangan di kawasan Asia Pasifik dan Timur Tengah,perkembangan di Syria,penanganan terorisme oleh ISIS,dan permasalahan di Ukraina。

Presiden SBY merekomendasikan agar tidak meminggirkan Rusia dalam isu global karena peran sentralnya dalam menyelesaikan masalah yang tak kunjung usai。

“Presiden menggarisbawahi bahwa Rusia harus tetap dirangkul karena peran Rusia tetap diperlukan terkait penanganan isu-isu di Timur Tengah dan ini jadi pemikiran Tony,”jelas Faizasyah。

Tony akan terbang ke Amerika Serikat dan menyampaikan hasil pertemuan dengan SBY kepada kepala negara lainnya。 -Rappler.com